Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI BANTUL
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
152/Pid.B/2023/PN Btl 1.TRI SUSANTI, S.H.,M.H
2.Andri Dewi Astuty, SH
JUPRIN AL INDRA bin BOSTOMI Minutasi
Tanggal Pendaftaran Selasa, 16 Mei 2023
Klasifikasi Perkara Pencurian
Nomor Perkara 152/Pid.B/2023/PN Btl
Tanggal Surat Pelimpahan Selasa, 16 Mei 2023
Nomor Surat Pelimpahan B-1679/M.4.12.3/Enz.2/05/2023
Penuntut Umum
NoNama
1TRI SUSANTI, S.H.,M.H
2Andri Dewi Astuty, SH
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1JUPRIN AL INDRA bin BOSTOMI[Penahanan]
Advokat
Anak Korban
Dakwaan

------- Bahwa terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI pada hari Minggu tanggal 05 Maret 2023 sekira pukul 11.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Maret 2023, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2023, bertempat di dalam kamar kos milik saksi YUDHA ADI WICAKSONO di Kos Pesona di Gatak Tamantirto Kasihan Bantul atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Bantul, mengambil sesuatu barang, yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hukum, perbuatan tersebut dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai berikut :

  • Pada waktu dan tempat tersebut di atas, berawal pada hari Minggu tanggal 05 Maret 2023 sekira pukul 08.30 Wib terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI keluar dari rumah kerabatnya di wilayah Sedayu Bantul untuk muter-muter dan sesampainya terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI di wilayah Kasihan, terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI melihat kos di pinggir jalan yang pintu gerbangnya terbuka dan situasi kos terlihat sepi. Selanjutnya terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI memarkirkan sepeda motor di depan pintu gerbang lalu terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI masuk ke dalam gerbang dan melihat pintu kos saksi YUDHA ADI WICAKSONO terbuka. Setelah itu terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI mendekati kamar kos yang pintunya terbuka tersebut dan terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI mendengar ada suara gemercik air dari kamar mandi yang menurut terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI menandakan penghuni kamar kos baru di kamar mandi. Selanjutnya terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI masuk ke dalam kamar kos milik saksi YUDHA ADI WICAKSONO tersebut dan melihat sebuah tas warna hitam ditaruh di lantai, kemudian terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI mengambil 1 (satu) buah tas warna hitam tersebut lalu terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI membawanya keluar. Selanjutnya terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI menghidupkan sepeda motor dan meninggalkan kos tersebut, dan setelah agak jauh dari lokasi kos yang ditempati saksi YUDHA ADI WICAKSONO tersebut maka terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI membuka tas tersebut ternyata berisi 1 (satu) buah laptop merk ASUS dan 1 (satu) buah handphone merk SAMSUNG. Setelah itu terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI makan siang di warung padang di daerah Sedayu dan tiba-tiba datang saksi AAN AGUS SUSANTO, SH yang merupakan anggota Polri dan mengamankan terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI beserta barang bukti untuk proses lebih lanjut di Polres Bantul.
  • Bahwa terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI mengambil 1 (satu) buah tas ransel hitam yang berisi 1 (satu) buah laptop merk ASUS 14” warna grey dan 1 (satu) buah handphone merk SAMSUNG A235F warna Grey dengan Nomor IMEI 358120890069804 dan 358618530069803 tersebut tanpa ijin maupun tanpa sepengetahuan pemiliknya yaitu saksi YUDHA ADI WICAKSONO.    
  • Akibat perbuatan terdakwa JUPRIN AL INDRA Bin BOSTOMI tersebut, saksi YUDHA ADI WICAKSONO mengalami kerugian materi ± Rp. 9.100.000,- (sembilan juta seratus ribu rupiah).

----- Perbuatan terdakwa tersebut sebgaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 362 KUHP. -

Pihak Dipublikasikan Ya